text.skipToContent text.skipToNavigation
Language: Language:
Study Abroad: +6221 80644300 | IELTS: +6221 7262335 | Office HoursMon-Fri, 08:00–16:30

8 Langkah Mendapatkan Beasiswa Luar Negeri

- Tips dan trik jitu bagi Anda siswa berbakat

Siapa yang tak mau mendapatkan pendidikan bermutu maksimal, dengan biaya minimal? Dengan bantuan beasiswa, Anda yang memiliki daya juang, bakat dalam bidang tertentu, ataupun prestasi akademik tinggi berkesempatan untuk menikmati pendidikan tinggi dengan biaya yang lebih terjangkau, bahkan gratis. Oleh sebab itu, masyarakat dari berbagai kalangan berlomba-lomba untuk mendaftar beasiswa walaupun secara umum persyaratannya cukup ketat. Dengan ketatnya persaingan, kompetisi untuk meraih beasiswa semakin membutuhkan persiapan yang matang. Apa saja yang perlu diperhatikan para peminat beasiswa? Dan bagaimana cara mendapatkan beasiswa yang diimpikan? Simak 8 langkah berikut:

1. Dapatkan info program beasiswa!

Jika sudah bertekad akan berkuliah dengan beasiswa, sebaiknya Anda selalu terbuka terhadap informasi, dan mencarinya secara aktif. Info program beasiswa sendiri bisa didapat di mana saja. Selain di lembaga pendidikan, baik sekolah atau perguruan tinggi, Anda juga wajib browsing di internet. Bagi peminat beasiswa luar negeri, Anda juga dapat menanyakan program beasiswa yang sering diadakan langsung ke pihak kedutaan negara tersebut.

2. Buat daftar beasiswa potensial

Sejak sedini mungkin, buatlah daftar pribadi mana saja beasiswa yang potensial untuk Anda. Beasiswa yang potensial adalah beasiswa yang kira-kira bisa Anda penuhi persyaratannya. Teliti juga seperti apa programnya, dan tentunya berapa atau biaya apa saja yang ditanggulangi. Apakah sudah termasuk biaya akomodasi tempat tinggal? Apakah biaya pendidikan secara keseluruhan atau sebagian? Jika tak cocok dengan kebutuhan Anda, maka bisa Anda eliminasi.

3. Carilah tempat studi yang tepat

Sebelum memutuskan mendaftarkan diri ke dalam suatu program beasiswa, periksa dulu apakah jurusan dan universitas yang Anda inginkan sudah tepat. Jadi tidak ada kata menyesal telah mengambil beasiswa untuk program studi atau universitas yang salah karena tidak sesuai dengan minat. Sangat tidak bijaksana mengambil jurusan serta Perguruan Tinggi tanpa pemikiran yang matang, karena itu akan mempertaruhkan tahun-tahun selama program beasiswa bergulir. Apakah akan menggugurkan beasiswa dengan risiko penggantian rugi, atau melanjutkan pendidikan yang kurang diminati, adalah pilihan yang sama-sama tidak menyenangkan.

4. Miliki keyakinan dan motivasi yang kuat

Keyakinan dan motivasi yang kuat adalah modal seseorang dalam berusaha. Secara psikis kedua hal ini akan sangat membantu ketika persaingan terasa ketat dan pesimisme mulai muncul. Setiap kali semangat melemah, yakinkan diri kembali bahwa perjuangan harus terus optimal sampai saatnya pendaftaran beasiswa ditutup. Tanpa usaha yang maksimal, artinya penyebab sebuah kegagalan adalah diri sendiri. Ingatlah bahwa pada akhirnya, beasiswa hanya akan diberikan pada siapa yang tidak gugur di perjalanan.

5. Isi formulir dan siapkan dokumen dengan benar

Setelah mantap dengan pilihan Perguruan Tinggi dan jurusan ilmu, maka yang harus diupayakan adalah persiapan mengisi formulir dan melengkapi data dan dokumen yang benar sesuai persyaratan. Yang harus diingat, kesalahan atau ketidaklengkapan saat mengisi data akan berakibat panjang. Dengan bersikap tepat dari awal maka proses akan mulus hingga program beasiswa selesai.

6. Persiapkan segalanya dari jauh hari

Kebanyakan pendaftar beasiswa melakukan semua persiapan sejak sekitar satu tahun sebelum mendaftar beasiswa di tahun ajaran berikutnya. Ini karena banyaknya dokumen administratif yang perlu diurus secara bertahap. Bagi yang masih menempuh pendidikan, sangat disarankan untuk mempertahankan nilai dan IPK terbaik Anda. Di samping itu, siapkan diri agar bisa lolos tes sertifikasi IELTS maupun tes kemampuan Bahasa Inggris lainnya. Di IDP, Anda bisa mengikuti kelas workshop IELTS dengan jam belajar yang bisa Anda pilih, 12 atau 10 jam seminggu, atau 22 jam selama dua minggu.

7. Berlatih hingga untuk tahap wawancara

Sebelum sampai pada tahap wawancara, biasanya Anda akan diseleksi melalui penulisan esai dan CV. Esai yang bertema rencana dan harapan, bahkan keterlibatan peserta dalam kegiatan sosial adalah salah satu tolok ukur penilaian sudut pandang seorang peserta. Terutama jika penyelenggara beasiswa adalah lembaga yang mengharapkan dedikasi peserta dalam komunitasnya. Begitu masuk ke tahap wawancara, angkatlah kembali apa yang Anda tulis dalam esai tersebut.

Tahap wawancara sangat menentukan hasil akhir dalam proses penyaringan peserta. Latihlah diri di depan cermin, seperti halnya belajar mempresentasikan dan menjawab pertanyaan di depan publik. Tunjukkan bahwa Anda siap menghadapi tantangan, optimis, dan memiliki visi dan misi yang sepantasnya dimiliki oleh seorang yang bercita-cita tinggi hingga mengupayakan pendidikan yang berkualitas. Siapkan alasan, kenapa sampai berminat mengikuti program beasiswa, hingga rencana selanjutnya ketika berhasil menjadi peserta beasiswa tersebut.

8. Jangan patah semangat ketika gagal

Program beasiswa sangatlah banyak ragamnya. Jangan berhenti jika Anda merasa tidak cocok dengan salah satu program, karena Anda bisa mencoba yang lain. Ketika gagal untuk program beasiswa yang pertama, hal yang paling penting diingat adalah bagaimana usaha tersebut sudah dilakukan dengan maksimal. Menyesal terlalu lama itu tidak berguna, justru melemahkan langkah yang masih panjang.

 

*IDP adalah konsultan pendidikan luar negeri, dan IDP bukanlah lembaga pemberi beasiswa. Jika Anda ingin mencari beasiswa parsial atau potongan biaya kuliah dari institusi pendidikan mitra IDP, Anda dapat mengunjungi kantor IDP dengan membawa ijazah dan dokumen akademik Anda untuk berkonsultasi dengan konselor kami.

*Jika Anda memerlukan beasiswa penuh (full scholarships), Anda bisa langsung menghubungi lembaga penyedia beasiswa. Jika Anda membutuhkan Letter of Acceptance (LoA) dari universitas di Australia, Inggris, Irlandia, Amerika Serikat, Kanada, dan Selandia Baru sebagai syarat beasiswa, konselor IDP Education dapat memandu Anda untuk mendapatkan LoA tersebut.

Mohon pilih jenjang studi yang diinginkan

Masukkan jurusan, pilih dari daftar atau lakukan pencarian

  • Mulai ketik, pilih dari daftar, atau lakukan pencarian

  • Masukkan jurusan, pilih dari daftar atau lakukan pencarian

Silahkan tulis dan pilih institusi

  • Masukkan minimal 3 karakter nama program studi dan pilih dari daftar

  • Masukkan nama universitas atau sekolah dan pilih dari daftar