Jelajahi Malaysia sebagai pilihan destinasi studi yang cerdas, dengan program berstandar global yang diajarkan dalam bahasa Inggris. Sebagai rumah bagi lebih dari 130.000 mahasiswa internasional, Malaysia menawarkan kombinasi biaya kuliah dan biaya hidup yang terjangkau, serta lingkungan yang dinamis dan multikultural, yang mendukung kesuksesan akademik sekaligus peluang karier ke depan.
Malaysia juga menjadi lokasi berbagai kampus cabang dari universitas internasional ternama, memungkinkan mahasiswa untuk meraih gelar yang diakui secara global dalam lingkungan studi yang hemat biaya. Kampus-kampus ini mengikuti kurikulum, standar akademis, dan jaminan kualitas yang sama dengan institusi induknya, sambil menawarkan fasilitas modern, ukuran kelas yang lebih kecil, dan hubungan industri yang kuat. Hal ini memungkinkan kamu untuk meraih kualifikasi internasional tanpa harus belajar terlalu jauh dari rumah.
Mahasiswa juga dapat memanfaatkan peluang networking regional di kawasan Asia Tenggara, menjadikan kampus cabang internasional di Malaysia sebagai jalur yang menarik untuk meraih kualifikasi global.
Malaysia menawarkan pendidikan berkualitas tinggi, dengan fokus pada pemikiran kritis, kreativitas, dan pemecahan masalah. Kamu akan menemukan kampus cabang dari beberapa universitas asing bergengsi di sini. Sementara akreditasi MQA (Malaysian Qualifications Agency) memastikan kualitas untuk kampus lokal maupun asing, infrastruktur modern dan teknologi meningkatkan pengalaman pendidikan, mempersiapkan mahasiswa untuk dunia kerja modern. Malaysia memiliki 10 universitas dalam QS Top 500.
Malaysia adalah salah satu destinasi studi paling hemat biaya, menawarkan biaya kuliah yang terjangkau tanpa mengorbankan standar pendidikannya. Biaya hidup bulanan bervariasi dan dapat berkisar dari RM 1.500 hingga lebih dari 2.500 (sekitar USD320-USD530+) untuk akomodasi, makanan, dan transportasi, tergantung pada pilihan pribadi.
Sebagian besar universitas menawarkan program yang diajarkan sepenuhnya dalam bahasa Inggris, menghilangkan hambatan bahasa. Hasilnya, pelajar internasional yang berencana kuliah di Malaysia dapat beradaptasi dengan cepat pada kehidupan akademik dan mengembangkan kemampuan komunikasi yang kuat.
Malaysia dikenal dengan suasana yang umumnya damai, menawarkan lingkungan multikultural yang ramah dan dinamis bagi pelajar internasional. Universitas menyediakan keamanan 24/7, CCTV, dan departemen kesejahteraan untuk memastikan lingkungan yang aman bagi mahasiswa. Selain itu, keramahan masyarakat Malaysia dan penghargaan terhadap berbagai budaya membuat pelajar dari latar belakang yang beragam merasa diterima dan disambut.
Reputasi Malaysia sebagai pusat pendidikan internasional terkemuka terus berkembang karena perpaduan antara pendidikan berkualitas yang terjangkau, lingkungan multikultural yang kaya, dan penggunaan bahasa Inggris yang luas. Kebijakan visa yang mendukung, opsi perpanjangan tinggal setelah lulus, kemitraan universitas yang berkembang, dan layanan dukungan mahasiswa yang kuat juga menarik pelajar dari seluruh dunia yang ingin mendapatkan pengalaman global tanpa harus menanggung biaya tinggi seperti di negara-negara Barat.
Riset dan inovasi menjadi fokus utama, dengan program-program yang diajarkan dalam bahasa Inggris, sehingga negara ini menjadi pusat regional yang populer untuk berbagai jenjang pendidikan, mulai dari sertifikat hingga program PhD.
Mahasiswa internasional di Malaysia dapat memilih antara universitas negeri, universitas swasta, dan kampus cabang universitas luar negeri. Mereka bisa menempuh berbagai jenjang pendidikan, mulai dari diploma hingga PhD, dengan kampus cabang yang menawarkan gelar berstandar internasional dengan biaya yang lebih terjangkau.
Malaysia menawarkan beragam pilihan program sarjana dan pascasarjana dalam bahasa Inggris bagi mahasiswa internasional, dengan fokus pada bidang-bidang yang banyak diminati seperti teknik, IT/ilmu komputer, bisnis/keuangan, kedokteran/kesehatan, perhotelan, dan seni kreatif.
Malaysia memiliki dua periode intake utama untuk mahasiswa internasional:
Intake Utama (Semester 1): September/Oktober.
Intake Kedua (Semester 2): Februari/Maret.
Banyak universitas swasta juga menawarkan intake yang lebih kecil di bulan Juni/Juli atau bahkan pendaftaran sepanjang tahun (rolling admissions). Pastikan untuk selalu mengecek situs resmi universitas terkait tanggal pasti dan ketersediaan program, karena tanggal-tanggal ini dapat berbeda-beda.
Sementara Malaysia menawarkan universitas negeri yang terjangkau dan institusi swasta yang fleksibel, daya tarik utama bagi banyak mahasiswa internasional adalah jaringan kampus cabang universitas asing yang terus berkembang.
Beberapa universitas internasional yang memiliki kampus di Malaysia antara lain:
University of Nottingham Malaysia Campus (UoNM): Menawarkan program di bidang seni, ilmu sosial, teknik, dan bisnis.
Heriot-Watt University Malaysia: Berlokasi di Putrajaya, dengan fokus pada teknik, bisnis, dan ilmu aktuaria.
University of Reading Malaysia: Dikenal unggul dalam program Akuntansi dan Keuangan, Bisnis dan Manajemen, Psikologi, Hukum, serta Built Environment.
University of Southampton Malaysia Campus: Menawarkan program teknik dan teknologi di Johor.
Monash University Malaysia: Kampus besar di Selangor dan merupakan bagian dari Group of Eight Australia.
University of Wollongong Malaysia: Dikenal dengan program berbasis industri dan siap kerja, terutama di bidang Bisnis, Perhotelan & Seni Kuliner, serta Computing & Creative Media.
Swinburne University of Technology Sarawak Campus: Berlokasi di Kuching, Sarawak, dengan fokus pada teknologi dan bisnis.
University College Dublin Malaysia: Terkenal dengan program kedokterannya.
Universitas-universitas Malaysia semakin mendapatkan pengakuan global yang signifikan, dengan beberapa institusi sering masuk dalam 200 besar peringkat QS. Universitas-universitas swasta juga terus naik dalam daftar global, menunjukkan reputasi Malaysia yang terus berkembang dalam menyediakan pendidikan berkualitas dan kompetitif secara global.
Universitas | Universitas induk (lokasi) | Peringkat Dunia QS 2026 |
Heriot‑Watt University Malaysia | Heriot‑Watt University (Inggris) | =287 |
Universitas Southampton Malaysia | Universitas Southampton (Inggris) | 87 |
University of Nottingham Malaysia | Universitas Nottingham (Inggris) | 97 |
University of Reading Malaysia | University of Reading (Inggris) | 194 |
University of Reading Malaysia | Swinburne University of Technology (Australia) | =294 |
Monash University Malaysia | Universitas Monash (Australia) | =36 |
University of Wollongong Malaysia | University of Wollongong (Australia) | =184 |
University College Dublin Malaysia | University College Dublin (Irlandia) | 118 |
Sarjana: Kamu harus memiliki nilai minimal 60% dalam ijazah SMA atau setara.
Pascasarjana: CGPA minimal 2,50-2,75 dalam gelar Sarjana diperlukan untuk masuk ke program Magister.
Persyaratan IELTS: Kamu harus memiliki skor IELTS minimal 5,5-6,0 untuk gelar sarjana dan 6,0-6,5 untuk gelar magister. Namun, persyaratan skor dapat bervariasi tergantung universitas dan program studi.
Dokumen: Transkrip akademik asli, sertifikat yang relevan, surat rekomendasi, surat pernyataan tujuan, visa, paspor, foto, sertifikat kesehatan, bukti finansial, dll., diperlukan.
Sebagian besar pelajar internasional juga memerlukan Malaysia Digital Arrival Card (MDAC) untuk masuk ke Malaysia, meskipun mereka memiliki Student Pass/Visa. Hal ini wajib bagi sebagian besar wisatawan asing dalam 3 hari sebelum kedatangan, dengan pengecualian untuk warga negara Singapura, pemegang paspor tertentu, dan pemegang izin jangka panjang.
Malaysia menjadi lokasi kantor regional banyak perusahaan multinasional, sehingga menawarkan pengalaman industri yang kuat, studi bisnis yang berfokus pada kawasan ASEAN, serta peluang magang praktis yang selaras dengan pasar Asia yang sedang berkembang. Contohnya, program yang ditawarkan oleh Heriot-Watt (Business), Reading (Henley Business School), Monash, Nottingham, Xiamen, dan UOW Malaysia.
Industri manufaktur, elektronik, dan semikonduktor di Malaysia menyediakan pengalaman belajar langsung, laboratorium bersertifikasi industri, serta kemitraan dengan perusahaan global seperti Intel dan Infineon. Program ini ditawarkan oleh University of Southampton Malaysia (terutama program 2+2 MEng), Heriot-Watt Malaysia, Swinburne Sarawak, Nottingham Malaysia, dan Monash Malaysia.
Didukung oleh inisiatif digital pemerintah, pertumbuhan sektor fintech dan AI, serta biaya pendidikan teknologi yang terjangkau, Malaysia menjadi pilihan ideal untuk pendidikan IT yang praktis dan siap kerja. Permintaan yang tinggi ini didukung oleh program di University of Southampton Malaysia (Computer Science), Swinburne Sarawak (IT & Computing), UOW Malaysia (Computing & Creative Media), Heriot-Watt (Mathematical & Computer Sciences), dan Xiamen University Malaysia (program IT).
Sistem layanan kesehatan swasta yang maju serta industri wisata medis di Malaysia memberikan paparan klinis yang luas, fasilitas modern, serta program kesehatan dan ilmu hayati yang terakreditasi secara internasional. Program-program ini tersedia di Xiamen University Malaysia (sains & bioteknologi), Nottingham Malaysia (life sciences), Monash Malaysia (health & science), serta RCSI & UCD Malaysia Campus (kedokteran).
Sebagai salah satu pusat pariwisata global, Malaysia menawarkan pengalaman belajar langsung melalui hotel mewah, maskapai penerbangan, dan studio kreatif, didukung oleh kurikulum berbasis industri serta program magang. Contohnya, program yang ditawarkan oleh UOW Malaysia (Hospitality, Tourism & Culinary Arts), Swinburne Sarawak (Digital Media, Design), UOW Malaysia (Communication & Creative Media), Nottingham Malaysia (modul Media/Seni), serta Xiamen University Malaysia.
Jenjang Studi | Biaya Rata-rata (RM) | Biaya Rata-Rata (USD) |
Yayasan | 12,000 – 35,000 | 3,000 – 8,900 |
Sarjana | 25,000 – 55,000 | 6,300 – 14,000 |
Magister | 30,000 – 75,000 | 7,600 – 19,000 |
Gelar Doktor | 18,000 – 35,000 | 4,500 – 8,900 |
Biaya hidup untuk mahasiswa internasional di Malaysia rata-rata berkisar antara RM 1.500 hingga lebih dari 2.500 (sekitar USD320-USD530+) per bulan, belum termasuk biaya kuliah, dengan pengeluaran utama untuk akomodasi dan makanan. Biaya bervariasi secara signifikan tergantung kota (Kuala Lumpur lebih mahal) dan gaya hidup, dengan pilihan yang lebih terjangkau seperti tempat tinggal di kampus dan memasak sendiri.
Rincian Biaya Bulanan (Estimasi)
Pengeluaran | Biaya dalam RM (rata-rata bulanan) | Biaya dalam USD (rata-rata bulanan) |
Akomodasi | 300–1,200 | 75-300 |
Makanan & bahan kebutuhan pokok | 300-800 | 75-200 |
Transportasi | 50-200 | 10-50 |
Utilitas & internet | 150-300 | 35-75 |
Pengeluaran pribadi | 200-500 | 50-130 |
Beasiswa untuk mahasiswa internasional di Malaysia tersedia mulai dari program yang didanai pemerintah hingga berbagai penghargaan khusus universitas dan beasiswa dari yayasan swasta.
Beasiswa pemerintah
Malaysia International Scholarship (MIS): Beasiswa penuh yang didanai oleh Pemerintah Malaysia untuk lulusan internasional berprestasi (Master/PhD), mencakup biaya kuliah penuh, tunjangan hidup (RM500-1500), biaya visa terbatas, dan asuransi kesehatan.
Malaysian Commonwealth Scholarship: Untuk warga negara Persemakmuran.
Beasiswa MCtP: Program Kerjasama Teknis Malaysia untuk negara-negara tertentu, mencakup biaya kuliah, tunjangan lainnya senilai RM 3.500 (USD 890) per bulan, dan tiket pesawat pulang-pergi kelas ekonomi.
Beasiswa khusus universitas
Beberapa universitas yang menawarkan beasiswa antara lain:
Universitas | Beasiswa |
Heriot-Watt | Up to RM 60K (USD15,200) |
Southampton | Up to 100% |
Nottingham | Up to 25% |
Membaca | Pengurangan biaya |
Swinburne | Berdasarkan permintaan |
Monash | Atas permintaan |
Wollongong | Hingga 30% |
Beasiswa swasta & yayasan
Khazanah Global Scholarship: Untuk pascasarjana, fokus pada prestasi/kepemimpinan.
Albukhary Foundation Scholarship: Dukungan penuh untuk mahasiswa S1 dari negara berkembang.
Shell Malaysia Scholarship: Untuk mahasiswa teknik/bisnis.
Pilihan lainnya yang dapat dipertimbangkan termasuk Kuok Foundation & CIMB ASEAN Scholarship.
Untuk kuliah di Malaysia, setiap mahasiswa internasional wajib mendapatkan Student Pass yang dikeluarkan oleh Departemen Imigrasi Malaysia. Hal ini berlaku untuk semua jenjang—Foundation, Diploma, Sarjana, Master, PhD, serta pusat bahasa dan lembaga vokasi.
Persyaratan utama
Menurut Departemen Imigrasi:
Surat tawaran dari institusi Malaysia (universitas negeri/swasta, sekolah, pusat bahasa).
Paspor yang masih berlaku (minimal 12–18 bulan masa berlaku, tergantung institusi dan persyaratan EMGS).
Formulir permohonan visa IMM.14 yang telah diisi lengkap (2 set).
Foto ukuran paspor (dua foto berwarna, 3,5 cm x 3,5 cm).
Formulir Personal Bond yang telah diisi dan distempel oleh institusi (biasanya ditangani oleh universitas).
Asuransi kesehatan (diwajibkan sesuai pedoman EMGS).
Surat keterangan catatan kepolisian (diperlukan untuk negara tertentu atau pemeriksaan khusus).
Transkrip akademik/ijazah sesuai program yang dipilih.
Persyaratan tambahan untuk mahasiswa tertentu
Mahasiswa yang pindah antar institusi harus menyediakan:
Surat pelepasan dari institusi sebelumnya
Laporan kehadiran & prestasi akademik
Surat dukungan dari MOE jika diminta
Mahasiswa dari China, India, Pakistan, Bangladesh mungkin menjalani proses pemeriksaan visa tambahan.
Proses visa resmi mengikuti jalur yang dipimpin universitas. Mahasiswa tidak mengajukan langsung pada tahap awal—institusi yang mengajukan aplikasi ke EMGS dan Imigrasi.
Kamu harus mendapatkan surat penerimaan dari institusi Malaysia yang diakui oleh EMGS.
Institusi kamu mengajukan dokumen ke:
Education Malaysia Global Services (EMGS)
Imigrasi Malaysia
Persetujuan Student Pass dikenal sebagai Visa Approval Letter (VAL). Imigrasi menyatakan bahwa:
Untuk mahasiswa yang berada di luar negeri, IPTA/IPTS mengajukan permohonan Student Pass, dan persetujuan harus diperoleh sebelum kamu bisa masuk ke Malaysia.
Tergantung kewarganegaraanmu, setelah VAL disetujui:
Kamu mungkin perlu mendapatkan Single Entry Visa di kedutaan/konsulat Malaysia sebelum masuk ke Malaysia.
Beberapa negara bisa masuk hanya dengan VAL.
Hal ini harus sesuai dengan persetujuan pada VAL kamu.
Saat tiba:
Universitas kamu akan mengumpulkan paspormu dan menyerahkannya ke Kantor Imigrasi Negara Bagian.
Imigrasi akan menempelkan stiker Student Pass ke paspormu.
Selama proses ini, EMGS dapat melakukan:
Verifikasi identitas
Pemeriksaan medis (jika belum dilakukan sebelum kedatangan)
Setelah pass diterbitkan:
Menerima Student Pass kamu
EMGS mengeluarkan iKad, kartu identitas mahasiswa resmi
Pada tahap ini, keberadaan kamu di Malaysia sudah sepenuhnya legal selama masa studi. Waktu pemrosesan visa pelajar Malaysia biasanya berkisar 10 hingga 14 hari setelah dokumen kamu diajukan ke EMGS. Namun, beberapa universitas mungkin memerlukan waktu tambahan untuk review internal.
Mahasiswa internasional yang studi di Malaysia dapat bekerja paruh waktu sambil belajar, tetapi tidak selama periode studi aktif. Mulai tahun 2026, kamu bisa bekerja hingga 20 jam per minggu hanya selama:
Libur semester
Libur universitas lebih dari 7 hari
Hari libur nasional
Ketentuan: Mahasiswa internasional harus studi penuh waktu di institusi yang diakui dengan izin pelajar yang masih berlaku. Mereka harus mendapatkan persetujuan wajib dari Departemen Imigrasi melalui universitas mereka sebelum bekerja.
Pekerjaan yang diizinkan vs dilarang
Diperbolehkan bekerja di | Pekerjaan/peran yang dilarang |
Restoran | Kasir |
Hotel (peran terbatas) | Layanan keamanan |
Toko ritel | Peran terapis pijat |
Kafe | Penyanyi/Musisi |
Pom bensin | Pekerjaan apa pun yang dianggap "sensitif" oleh Imigrasi |
Minimarket | Pekerjaan di pabrik atau lingkungan berisiko |
Malaysia memiliki berbagai sektor yang menarik minat pelajar internasional yang mengeksplorasi jalur karier potensial. Bidang-bidang seperti Teknologi Informasi, layanan digital, kesehatan, teknik, perhotelan, dan perbankan terus berkembang di kota-kota seperti Kuala Lumpur, Penang, Johor Bahru, Selangor, dan Cyberjaya. Sektor-sektor ini dapat memberikan wawasan tentang peran yang sedang berkembang dan tren industri yang relevan bagi para lulusan.
Malaysia kini menawarkan Graduate Pass, visa pascastudi selama 12 bulan untuk lulusan sarjana. Visa ini adalah jembatan utama dari Student Pass ke Employment Pass.
Apa yang dapat kamu lakukan dengan Graduate Pass?
Memungkinkan kamu tinggal hingga 12 bulan untuk bekerja, magang atau mencari pekerjaan
Tidak memerlukan sponsor dari pemberi kerja
Dikeluarkan melalui EMGS + Imigrasi
Tersedia untuk kewarganegaraan tertentu + akses sementara untuk China/India hingga 2026. Ini adalah jalur terbaik bagi mahasiswa yang melihat Malaysia sebagai batu loncatan untuk bekerja.
Apa yang terjadi setelah Graduate Pass berakhir?
Graduate Pass tidak dapat diperpanjang. Untuk tinggal lebih lama, mahasiswa harus beralih ke status imigrasi legal lainnya.
1. Memperoleh Employment Pass (EP)
Ini adalah jalur utama bagi lulusan internasional yang ingin tinggal dan bekerja jangka panjang di Malaysia. Employment Pass memungkinkan:
Pekerjaan penuh waktu
Tinggal jangka panjang (1–5 tahun dapat diperpanjang)
Kelayakan untuk permanent residency tergantung kategori
Persyaratannya meliputi:
Tawaran pekerjaan dari pemberi kerja Malaysia
Sponsor dari pemberi kerja
Persyaratan gaji minimum (bervariasi berdasarkan kategori EP)
Kriteria keterampilan/kualifikasi
2. Professional Visit Pass (PVP)
Jika kamu diundang untuk jangka pendek oleh organisasi Malaysia (misalnya, pekerjaan spesialis, pekerjaan proyek), kamu dapat menerima PVP yang tidak dapat diperpanjang (biasanya hingga 12 bulan). Hanya cocok untuk profesi tertentu yang terbatas.
3. Pendaftaran Universitas Baru
Jika kamu melanjutkan studi (misalnya, mendaftar program Master atau PhD), kamu dapat mengajukan Student Pass lagi dan tinggal secara legal.
Malaysia merupakan destinasi populer bagi mahasiswa internasional yang mencari perpaduan antara perkembangan akademik dan pengalaman budaya, dengan biaya hidup yang terjangkau serta akses mudah ke berbagai negara di Asia Tenggara.
Kegiatan & komunitas yang dinamis: Universitas menawarkan beragam klub seperti seni, teknologi, olahraga, dan budaya, serta berbagai kegiatan seperti debat, hackathon, dan festival musik yang mendukung pengembangan diri secara menyeluruh.
Fasilitas modern: Akses ke perpustakaan, laboratorium, pusat riset, dan fasilitas kebugaran canggih yang sering kali sebanding dengan standar negara Barat.
Lingkungan yang suportif: Dukungan dari dosen dan staf melalui sistem mentoring membantu mahasiswa beradaptasi, dengan banyak universitas juga menyediakan program orientasi dan layanan pendampingan.
Perpaduan budaya yang beragam: Kombinasi unik budaya Melayu, Tionghoa, India, dan masyarakat adat menciptakan lingkungan yang harmonis dengan beragam festival, kuliner, dan tradisi. Kamu bisa merasakan kehidupan kota yang dinamis seperti di Kuala Lumpur dengan fasilitas modern, sekaligus menikmati pesona sejarah di Penang dan Melaka.
Pusat perjalanan: Lokasi Malaysia memungkinkan perjalanan yang mudah dan terjangkau ke negara-negara Asia Tenggara lainnya. Mahasiswa internasional juga dapat menjelajahi pantai, hutan tropis, dan dataran tinggi di Malaysia, sambil menikmati fasilitas kota seperti night market, kafe, dan pertunjukan live.
Standar keamanan tinggi: Malaysia dikenal sebagai negara yang relatif aman di Asia, dengan akses layanan kesehatan dan darurat yang mudah dijangkau.
IDP menyediakan konseling personal untuk membantu siswa menyusun daftar universitas dan program studi di Malaysia berdasarkan latar belakang akademis, anggaran, tujuan karier, dan persyaratan visa, memastikan keputusan studi yang tepat dan penuh percaya diri.
IDP membantu proses aplikasi universitas, persiapan statement, pemeriksaan dokumen, dan tenggat waktu pengiriman. Siswa menerima panduan langkah demi langkah untuk memastikan aplikasi memenuhi persyaratan institusi dan visa tanpa penundaan atau kesalahan.
IDP membantu siswa mencari pilihan akomodasi yang aman dan terjangkau, termasuk tempat tinggal di kampus, tempat tinggal pribadi, dan apartemen bersama, dengan mempertimbangkan lokasi, anggaran, dan preferensi gaya hidup untuk transisi yang lancar.
Dari pengarahan sebelum keberangkatan hingga bantuan setelah tiba di negara tujuan, IDP menawarkan dukungan berkelanjutan, membantu siswa beradaptasi, menyesuaikan diri dengan kehidupan akademis, dan mengakses bimbingan kapan pun diperlukan selama perjalanan studi mereka.
Diskusi dengan ahli IDP hari ini secara gratis untuk memulai perjalanan studimu ke Malaysia dengan lancar
Ya, universitas di Malaysia diakui secara internasional, dengan banyak institusi yang memiliki akreditasi global dan muncul dalam peringkat dunia seperti QS.
Universitas di Malaysia menawarkan pendidikan yang bagus dan terus berkembang pesat dengan gelar yang diakui secara global dan biaya yang terjangkau. Pelajar internasional mendapatkan lingkungan multikultural, terutama di kampus cabang universitas luar negeri.
Untuk kuliah di Malaysia, pelajar internasional memerlukan surat penawaran, paspor yang masih berlaku, rekaman akademik, bukti kemampuan bahasa Inggris (IELTS), SOP, bukti keuangan, laporan medis, dan foto. Kamu harus mengajukan Student Pass/Visa (VDR) melalui institusimu sebelum kedatangan.
Persyaratan IELTS untuk universitas di Malaysia bervariasi, tetapi umumnya, skor IELTS yang diharapkan adalah 5.5-6.5 untuk program sarjana dan 6.0-7.0 untuk program pascasarjana, dengan skor spesifik tergantung pada universitas dan programnya. Beberapa institusi menerima skor serendah 5.0 atau memerlukan skor lebih tinggi untuk program tertentu.