Inggris merupakan destinasi studi yang menarik bagi pelajar internasional, terkenal dengan universitas kelas dunia dan keragaman budayanya. Namun, jika ingin menjalani pengalaman studi yang seimbang dan bebas stres, kamu perlu tahu cara mengatur anggaran dan merencanakan keuangan dengan baik. Mengetahui berapa besar biaya hidup yang dibutuhkan adalah langkah awal yang tepat, tetapi perlu diingat bahwa biaya hidup bisa lebih tinggi atau lebih rendah tergantung kota tempat tinggalmu dan kebiasaan pengeluaran pribadi.
Rata-rata, Pemerintah Inggris menyarankan bahwa kamu memerlukan:
Minimum £12.180 per tahun
Maksimum £15.180 per tahun
Perlu dicatat bahwa angka tersebut belum termasuk biaya pendidikan untuk pelajar internasional. Ada beberapa situs yang bisa membantu kamu mengatur anggaran selama di Inggris. Salah satunya adalah Expatistan, yang menghitung berapa biaya hidup di Inggris menggunakan data terbaru dari kontribusi penggunanya.
Berdasarkan harga akomodasi, makanan, transportasi, dan pengeluaran pribadi, rata-rata biaya hidup tahunan di Inggris untuk pelajar internasional adalah:
£1.265 per bulan jika kamu tinggal di London untuk sebagian besar (lebih dari 50%) masa studi.
£1.015 per bulan jika kamu tinggal di luar London untuk sebagian besar masa studi.
Tentu saja, angka di atas hanya rata-rata. Kota atau daerah yang kamu pilih, jenis akomodasi, gaya hidup, dan kebiasaan pengeluaran pribadi akan sangat memengaruhi biaya sebenarnya yang kamu keluarkan, baik itu biaya hidup di Inggris per bulan atau secara tahunan.
Jika dibandingkan dengan biaya hidup di Indonesia, biaya hidup di Inggris bisa jauh lebih tinggi, terutama di kota besar seperti London. London secara khusus dikenal dengan biaya sewa dan transportasi yang tinggi.
Namun, kamu bisa menemukan pilihan yang lebih terjangkau di kota-kota lain di Inggris. Misalnya, kuliah di Cardiff umumnya lebih murah dibandingkan di London, sehingga memberikan pengalaman yang lebih ramah anggaran bagi pelajar.
Berikut adalah perkiraan biaya akomodasi yang perlu dipertimbangkan saat menghitung total biaya hidup di Inggris untuk mahasiswa internasional per bulan:
Asrama kampus biasanya berkisar antara £360 – £1.000 per bulan, tergantung universitas dan jenis akomodasi. Biaya ini umumnya sudah termasuk utilitas seperti listrik, air, dan internet.
Menyewa tempat tinggal sendiri di London bisa mencapai £1.600 – £2.190 per bulan, sementara di kota besar lainnya berkisar sekitar £300 – £700 per bulan. Bagi mahasiswa internasional, tinggal bersama (shared housing) adalah pilihan umum, dengan biaya antara £320 – £1.000 per bulan.
Tinggal bersama keluarga lokal di homestay biasanya dikenakan biaya £400 – £800 per bulan. Harga ini sering kali sudah termasuk makanan, sehingga menjadi pilihan yang praktis bagi pelajar baru di Inggris yang menginginkan lingkungan tinggal lebih terstruktur.
Asrama pelajar yang dibangun khusus biasanya memiliki biaya antara £480 – £1.400 per bulan, tergantung lokasi dan fasilitas. Jenis ini berbeda dengan asrama kampus karena umumnya dikelola oleh perusahaan swasta, bukan universitas, dan sering menawarkan fasilitas lebih modern serta ruang tinggal yang lebih mandiri.
Ada beberapa faktor yang memengaruhi besarnya biaya akomodasi. Lokasi adalah faktor utama, di mana akomodasi di pusat kota biasanya memiliki sewa lebih tinggi. Kedekatan dengan kampus dan ketersediaan transportasi umum yang nyaman juga berperan penting.
Jika ingin menemukan akomodasi yang lebih terjangkau, berikut beberapa tips:
Gunakan platform seperti University Living dan Best Student Halls.
Pertimbangkan akomodasi bersama atau student housing untuk mengurangi biaya.
Ingin tahu lebih banyak pilihan akomodasi? Konsultasikan gratis dengan konselor IDP.
Rata-rata, biaya makanan dan belanja kebutuhan sehari-hari berkisar antara £80 – £250 per bulan, tergantung kebiasaan belanja dan preferensi makananmu. Jika kamu lebih suka makan di luar, harga makanan sederhana di restoran murah biasanya sekitar £10 – £20, sementara makanan cepat saji relatif lebih murah, yaitu sekitar £5 – £10 per porsi.
Untuk menjaga pengeluaran makanan tetap rendah, pertimbangkan tips berikut:
Masak sendiri di rumah dan belanja di supermarket lokal.
Cari paket makanan pelajar atau diskon di tempat makan sekitar kampus.
Biaya transportasi juga menjadi bagian penting dari pengeluaran bulanan pelajar internasional di Inggris.
Biaya transportasi umum bervariasi tergantung kota. Di London, menggunakan Oyster Card atau pembayaran non-tunai biasanya berkisar £70 – £150 per bulan. Di kota lain, pengeluaran transportasi rata-rata antara £50 – £100 per bulan, tergantung kota dan jarak perjalanan.
Jika kamu lebih suka transportasi alternatif, menyewa sepeda biasanya berkisar £20 – £50 per bulan. Ada juga opsi menyewa mobil, meskipun jarang dipilih oleh pelajar dan biayanya cukup mahal, sekitar £150 – £980 per minggu.
Berikut beberapa cara untuk menekan pengeluaran transportasi:
Gunakan diskon dan pass pelajar (misalnya 16–25 Railcard).
Jalan kaki atau bersepeda untuk perjalanan jarak dekat.
Pengeluaran bulananmu sebagai pelajar internasional di Inggris juga perlu memperhitungkan biaya utilitas dan internet karena ini merupakan kebutuhan dasar bagi semua orang.
Biaya utilitas biasanya berkisar antara £60 – £150 per bulan, tergantung jenis akomodasi dan kota tempat tinggalmu. Jika kamu tinggal di hunian bersama, biaya ini biasanya dibagi rata dengan penghuni lain sehingga menjadi relatif lebih terjangkau.
Layanan broadband umumnya dikenakan biaya antara £30 – £50 per bulan. Sementara itu, paket telepon seluler bisa berkisar £10 – £40 per bulan, tergantung jenis paket dan penggunaanmu.
Untuk mengatur biaya utilitas dengan efektif, kamu bisa:
Memilih paket prabayar untuk ponsel demi fleksibilitas.
Pertimbangkan berbagi kamar agar biaya utilitas bisa ditanggung bersama.
Pilih penyedia layanan internet dan telepon yang efisien dan sesuai anggaran.
Layanan kesehatan adalah hal penting yang harus dipertimbangkan mahasiswa internasional saat tinggal di luar negeri. Jika sakit atau mengalami cedera, penting untuk bisa mengakses perawatan medis yang sesuai. Berikut gambaran sistem asuransi kesehatan di Inggris dan biayanya:
Pelajar internasional wajib membayar Immigration Health Surcharge (IHS) sebagai bagian dari biaya aplikasi visa, yaitu sebesar £470 per tahun untuk pelajar. Dengan ini, pelajar berhak mendapatkan layanan di bawah National Health Service (NHS), yaitu sistem layanan kesehatan publik di Inggris.
NHS mencakup sebagian besar layanan kesehatan, termasuk kunjungan dokter, perawatan rumah sakit, dan beberapa jenis obat. Namun, NHS tidak mencakup layanan tertentu seperti perawatan gigi, perawatan mata, dan resep obat tertentu, yang biayanya bisa cukup besar tergantung kebutuhanmu.
Meskipun NHS menyediakan layanan kesehatan yang cukup lengkap, beberapa pelajar mungkin memilih untuk memiliki perlindungan tambahan atau ingin mengakses layanan yang tidak ditanggung NHS, seperti perawatan gigi dan mata. Biaya asuransi kesehatan swasta biasanya berkisar £150 – £500 per tahun, tergantung penyedia dan tingkat perlindungan.
Untuk mengatur pengeluaran kesehatan dengan baik, kamu bisa:
Pastikan membayar NHS surcharge sebagai bagian dari aplikasi visa.
Pertimbangkan membeli asuransi kesehatan swasta tambahan untuk perlindungan ekstra.
Cek apakah universitasmu menawarkan paket kesehatan atau layanan dengan harga khusus bagi pelajar internasional.
Pengeluaran bulanan pelajar internasional di Inggris juga perlu mencakup hiburan dan kebutuhan pribadi. Penting untuk memantau dan mengatur anggaran untuk biaya ini, karena bisa cepat bertambah dan memengaruhi kondisi keuangan secara keseluruhan.
Biaya hiburan bisa sangat bervariasi. Berikut beberapa contoh dasar:
Bioskop: £10 – £20 per tiket untuk film standar.
Konser dan teater: £20 – £100 per acara, tergantung tempat dan penampil.
Hiburan malam: Pergi minum atau bersosialisasi di bar/klub dapat berkisar £10 – £60.
Berikut beberapa cara untuk menekan biaya hiburan dan pengeluaran pribadi:
Cari keanggotaan pelajar dengan harga diskon atau manfaatkan fasilitas gym universitas.
Pilih aktivitas yang menawarkan diskon pelajar.
Manfaatkan acara lokal gratis (festival komunitas, pemutaran film outdoor).
Biaya kuliah untuk di Inggris untuk mahasiswa internasional sangat bervariasi, tergantung pada universitas, jurusan, dan lokasi. Memahami struktur biaya secara umum sangat penting dalam merencanakan studi di Inggris, karena akan berdampak signifikan pada anggaran dan biaya hidupmu secara keseluruhan.
Biaya kuliah sarjana biasanya berkisar antara £10.000 – £38.000 per tahun. Besarnya biaya tergantung pada jurusan, di mana bidang seni dan humaniora umumnya lebih terjangkau dibandingkan jurusan khusus seperti kedokteran atau teknik. Berikut gambaran rata-rata biaya tahunan:
Arts and Humanities: £10,000 - £18,000 per tahun
Business/Management: £12,000 - £30,000 per tahun
Engineering/Technology: £15,000 - £35,000 per tahun
Law: £15,000 - £40,000 per tahun
Science: £12,000 - £25,000 per tahun
Medicine and Health: £20,000 - £50,000 per tahun
Biaya kuliah pascasarjana umumnya berkisar £12.000 – £35.000 per tahun, tergantung program yang dipilih. Namun, biaya pastinya akan berbeda-beda sesuai universitas dan jurusan. Berikut gambaran rata-rata biaya untuk program pascasarjana:
Master’s Degrees (program kuliah tatap muka): £12.000 – £30.000 untuk keseluruhan program
Research Degrees (MRes, MPhil, PhD): £15.000 – £30.000 per tahun
MBA dan Program Bisnis: £20.000 – £50.000 untuk keseluruhan program
Biaya tambahan Selain biaya kuliah, jangan lupa menyiapkan anggaran untuk beberapa biaya tambahan, seperti:
Student Services Fees: £300 – £1.000 per tahun, tergantung institusi dan layanan yang ditawarkan.
Buku dan Bahan Studi: £300 – £800 per tahun, tergantung program dan kebutuhan sumber belajar.
Pelajar internasional di Inggris dapat bekerja hingga 20 jam per minggu selama masa perkuliahan, dan penuh waktu selama liburan. Untuk pelajar berusia 18 hingga 22 tahun, upah minimum adalah £7,49 per jam untuk pekerjaan di bidang ritel, perhotelan, bimbingan belajar, dan administrasi. Ini merupakan kesempatan yang baik bagi mahasiswa untuk mendapatkan pengalaman kerja, mengembangkan keterampilan berharga, serta membantu meringankan biaya hidup di Inggris per bulan.
Meskipun bekerja dapat memberikan dukungan finansial dan pengalaman berharga, penting juga untuk mengatur pekerjaan dan studi secara efektif dengan cara:
Memanfaatkan jam kerja yang fleksibel.
Membuat jadwal yang mengalokasikan waktu khusus untuk belajar dan bekerja.
Mengomunikasikan ketersediaan waktumu dengan jelas kepada pemberi kerja.
Merencanakan studi di Inggris membutuhkan persiapan keuangan yang matang. Pemahaman yang baik tentang berapa biaya hidup di Inggris—mulai dari akomodasi dan makanan hingga biaya kuliah dan pengeluaran pribadi—akan sangat membantu untuk memastikan kamu bisa menikmati pengalaman studi sekaligus menjaga stabilitas keuangan.
Dengan membuat anggaran yang terperinci tentang biaya hidup kuliah di Inggris dan mencari strategi berhemat, kamu dapat mengejar tujuan akademik dengan percaya diri serta memaksimalkan pengalaman selama studi di luar negeri.