Tentang kuliah sambil kerja di inggris

Diterbitkan: 30 Juni 2026

Melanjutkan kuliah di UK adalah pencapaian besar, tetapi bukan rahasia lagi kalau biaya hidup di pusat pendidikan kelas dunia bisa cukup mahal. Banyak mahasiswa merasa terbantu dengan kuliah sambil kerja di Inggris untuk menambah biaya hidup mereka. Selain itu, dengan mengambil pekerjaan part-time, mahasiswa juga bisa mendapatkan pengalaman internasional dan membangun CV yang lebih unggul di mata perusahaan global. Untungnya, pemerintah Inggris memahami nilai dari talenta mahasiswa internasional, sehingga sebagian besar pelajar internasional diperbolehkan bekerja part-time sambil menjalani studi mereka.

Apakah mahasiswa internasional bisa bekerja di UK?

Ya, mahasiswa internasional bisa kerja sambil kuliah di Inggris. Jika kamu berada di UK dengan visa pelajar UK (sebelumnya Tier 4), visa tersebut biasanya sudah mencakup hak kerja yang memungkinkan kamu menyeimbangkan studi dengan pengembangan profesional.

Apakah saya memenuhi syarat untuk bekerja dengan visa pelajar?

Walaupun sebagian besar mahasiswa memiliki hak untuk kuliah sambil kerja di Inggris, kelayakan kamu tetap bergantung pada beberapa faktor penting berikut:

  • Status sponsor: Kamu harus belajar di Higher Education Provider (HEP) yang memiliki “track record of compliance”

  • Level program: Kamu harus terdaftar di program full-time setara sarjana atau lebih tinggi (RQF level 6/SCQF level 9)

  • Keterangan visa: Biometric Residence Permit (BRP) atau status eVisa digital kamu harus secara jelas menyatakan bahwa kamu diperbolehkan bekerja

  • Persyaratan usia: Kamu harus berusia minimal 16 tahun untuk bisa bekerja part-time sesuai peraturan ini

Berapa jam mahasiswa internasional bisa kerja sambil kuliah di Inggris?

Untuk memastikan kamu tetap fokus kuliah, UK Home Office menetapkan batas ketat terkait jumlah jam kerja yang diperbolehkan setiap minggunya.

Selama masa perkuliahan

Selama semester berlangsung, batas standar kerja adalah 20 jam per minggu. Batas ini berlaku untuk periode tujuh hari yang dimulai setiap hari Senin. Artinya, kamu tidak bisa “menggabungkan” jam kerja dalam sebulan (misalnya bekerja 30 jam di satu minggu dan 10 jam di minggu berikutnya), jadi penting untuk mengatur jadwal dengan baik.

Selama libur semester

Saat semester resmi libur seperti libur Natal, Paskah, atau libur musim panas, kamu diperbolehkan kuliah sambil kerja di Inggris secara full-time (biasanya hingga 40 jam per minggu). Ini bisa menjadi kesempatan yang tepat untuk menabung lebih banyak atau melakukan magang dengan jam kerja yang lebih intensif.

Jenis pekerjaan apa yang dapat dilakukan mahasiswa di Inggris?

Tersedia berbagai pilihan pekerjaan bagi mahasiswa internasional di Inggris, mulai dari posisi di lingkungan kampus hingga peluang di sektor swasta yang berkembang pesat. Beberapa jenis pekerjaan yang umum antara lain:

  • Ritel dan perhotelan: Bekerja di butik, kafe, restoran, atau toko-toko di kawasan perbelanjaan utama (high street).

  • Pekerjaan di kampus: Menjadi mentor mahasiswa, membantu di perpustakaan, atau bekerja di Student Union.

  • Tutor: Mengajar mata pelajaran yang kamu kuasai, seperti matematika, sains, atau bahasa.

  • Magang (internship): Mendapatkan pengalaman kerja profesional yang relevan dengan bidang studimu.

Perlu diketahui bahwa aturan visa pelajar di Inggris melarang mahasiswa untuk bekerja sebagai pekerja mandiri (self-employed), menjadi freelancer (termasuk pekerjaan jarak jauh berbasis gig), atau menjalankan bisnis sendiri. Kamu harus bekerja di bawah kontrak kerja resmi dengan pemberi kerja.

Pekerjaan yang berkaitan dengan program studi

Jika program studimu mencakup penempatan kerja (work placement) atau magang (internship) yang bersifat wajib serta merupakan bagian integral dan dinilai dalam program studimu, jam kerja tersebut umumnya tidak dihitung sebagai bagian dari batas maksimal 20 jam kerja per minggu. Ketentuan ini berlaku selama durasi penempatan kerja tidak melebihi 50% dari total lama program studi.

Apa saja yang tidak diperbolehkan dengan visa pelajar di UK?

Untuk menjaga status visa pelajar Inggris kamu tetap aman, ada beberapa larangan yang harus dihindari:

  • Melebihi batas jam kerja: Bekerja lebih dari 20 jam selama masa perkuliahan merupakan pelanggaran visa yang serius.

  • Pekerjaan full-time permanen: Kamu tidak diperbolehkan mengisi posisi full-time permanen kecuali sudah beralih ke jenis visa lain.

  • Olahraga/hiburan profesional: Bekerja sebagai atlet profesional, pelatih, atau entertainer umumnya tidak diperbolehkan.

  • Bekerja terlalu dini: Kamu tidak boleh mulai bekerja sebelum program kuliah resmi dimulai.

  • Self-employment: Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, kamu tidak bisa menjadi bos untuk dirimu sendiri atau bekerja sebagai freelancer.

Hak kerja kamu sebagai mahasiswa di UK

Walaupun kamu bukan pekerja full-time, kamu tetap memiliki hak tertentu saat kuliah sambil kerja di Inggris:

  • Upah minimum nasional: Kamu harus dibayar sesuai upah minimum legal berdasarkan usia (per April 2025, sebesar £12.71 untuk usia 21 tahun ke atas dan £10 untuk usia 18–20 tahun).

  • Kontrak tertulis: Dokumen yang menjelaskan jam kerja, gaji, dan tanggung jawab pekerjaan kamu.

  • Cuti berbayar: Kamu berhak mendapatkan “statutory annual leave” (cuti tahunan berbayar) untuk setiap jam kerja yang kamu lakukan.

  • Lingkungan kerja yang aman: Perlindungan dari diskriminasi dan kondisi kerja yang tidak aman.

Jika kamu merasa hak-hakmu diabaikan, kamu bisa menghubungi ACAS atau layanan National Minimum Wage milik pemerintah UK untuk mendapatkan saran secara rahasia.

Pajak dan keuangan: Hal yang perlu diketahui mahasiswa yang bekerja

Sebelum memulai pekerjaan pertamamu, kamu harus mengajukan National Insurance (NI) number melalui portal resmi pemerintah di gov.uk. Nomor unik ini berfungsi sebagai akun pribadimu di kantor pajak, sehingga penghasilan dan kontribusi pajakmu bisa tercatat dengan benar.

Di UK, setiap orang memiliki batas “Personal Allowance”, yang berarti kamu hanya perlu membayar pajak penghasilan jika pendapatan tahunanmu melebihi jumlah tertentu. Karena banyak mahasiswa internasional hanya bekerja part-time atau bekerja selama beberapa bulan dalam satu tahun pajak, cukup umum jika penghasilan mereka tetap berada di bawah batas tersebut atau justru membayar pajak lebih dari yang seharusnya. Dalam kondisi seperti ini, kamu berhak mendapatkan pengembalian pajak. Pastikan kamu menyimpan formulir P45 dan P60 dengan baik, karena dokumen tersebut penting untuk membuktikan penghasilanmu dan mengajukan klaim pengembalian pajak.

FAQ tentang bekerja dengan visa pelajar di UK

Langkah berikutnya: Mulai perjalanan studimu di Inggris bersama IDP

Memahami aturan di negara baru memang bisa terasa membingungkan, tapi kamu tidak harus menjalaninya sendirian! Di IDP Education, konselor berpengalaman kami siap membantu kamu menemukan program studi dan universitas yang sesuai dengan tujuan kariermu. Kami menyediakan sesi konsultasi gratis dan personal untuk membimbingmu mulai dari proses pendaftaran hingga memahami persyaratan visa dan biaya kuliah di UK.

Selain itu, karena kemampuan bahasa Inggris adalah kunci untuk membuka peluang ini, kami juga bisa membantu kamu mempersiapkan tes IELTS melalui berbagai materi persiapan yang lengkap. Jadwalkan sesi konsultasi gratis bersama IDP hari ini dan mulai petualangan kuliahmu di Inggris.